Sabtu, 19 April 2014

KARANGAN ILMIAH

KARANGAN ILMIAH

PENGERTIAN KARYA ILMIAH
            Karya Ilmiah atau tulisan ilmiah adalah karya tulis ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Karya tulis ilmiah ditulis berdasarkan fakta umum dan dapat dibuktikan benar tidaknya.
Karya ilmiah ditulis dengan bahasa yang kongkrit, formal, dan didukung oleh fakta umum yang dapat dibuktikan kebenarannya.

Tujuan Karya Ilmiah adalah agar gagasan penulisan karya ilmiah itu dapat dipelajari, kemudian didukung atau ditolak oleh pembaca.
Fungsi Karya Ilmiah adalah :
1.      Penjelasan
2.      Ramalan
3.      Kontrol

Ciri-Ciri Karya Ilmiah :
1.      Menyajikan fakta objektif secara sistematis
2.      Penulisannya cermat, tepat dan benar serta tulus. Tidak memuat terkaan.
3.      Tidak mengejar keuntungan pribadi, yaitu tidak berambisi agar pembaca berpihak kepadanya. Motivasi penulis hanya untuk memberitahukan tentang sesuatu. Penulis yang ilmiah tidak ambisius dan tidak berprasangka.
4.      Karya ilmiah yang sistermats itu adalah tiap langkahnya direncanakan secara sistematis terkendali secara konseptual dan procedural.
5.      Karya ilmiah itu tidak emotif, tidak menonjolkan perasaan. Karaya ilmiah menyajikan sebab0akibat dan pengertan atau pemahaman. Kata-katanya mudah dikenali. Alas an-alasan yang dikemukakan indusif, mendorong untuk menarik kesimpulan tidak terlalu tinggi dan bukan ajakan.
6.      Tidak memuat pandangan-pandangan tanpa pendukung kecuali dalam hipotesis kerja.
7.      Tidak memancing pertanyaan-pertanyaan yang bernada keraguan.
8.      Karya ilmiah tidak argumentative. Katya ilmiah itu tidak mungkin mencapai kesimpulan, tetapi penulisnya membiarkan fakta berbicara sendiri.
9.      Karya tulis ilmiah tidak persuasive yang dikemukakan fakta. Tujuan karya ilmiah itu untuk mendorong pembaca merubah pendapat tetapi tidak melalui ajakan, argumentasi, sanggahan dan protes tetapi membiarkan fakta-fakta berbicara sendiri.

Hakikat Karya Ilmiah adalah mrngrmukakan kebenaran melalui metodenya yang sistematis, metodologis dan konsisten.

Syarat-Syarat menulis Karya Ilmiah adalah :
1.      motivasi dan disiplin yang tinggi
2.      kemampuan mengolah data
3.      kemampuan berfikir logis (urut) dan terpadu (sistematis)
4.      kemampuan berbahasa

Sifat-Sifat Karya Ilmiah adalah :
1.      lugas dan tidak emosional : mempunyai satu arti, sehingga tidak ada tafsiran sendiri-sendiri (interpretstasi yang lain).
2.      Logis : disusun berdasarkan urutan yang konsisten.
3.      Efektif : satu kebulatan pikiran, ada penekanan dan pengembangan.
4.      Efisien : hanya mempergunakan kata atau kalimat yang penting dan mudah dipahami.
5.      Ditulis dengan bahasa Indonesia yang baku.

Jenis-Jenis Karya Ilmiah menurut Arifin (2003) adalah :
1.      Makalah : karya tulis ilmiah yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat emipiris (penglaman atau pengetahuan) dan objektif (berdiri sendiri). Makalah menyajikan masalah dengan melalui proses bepikir.
2.      Skripsi : karya tulis yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain. Pendapat yang diajukan harus didukung oleh data dan fakta empiris dan bjektif, baik berdasarkan penelitian langsung melalui observasi lapangan atau percobaab dilaboratoium, juga diperlukan sumbangan material berupa temuan baru dalam segi tata kerja, dalil-lalil, atau hukm tertentu tentang saalh satu aspek atau lebih di bidang spsesialisasinya.
3.      Tesis : karya tulis ilmiah yang sifatnya lebih mendalam dibandingkan dengan skripsi. Tesis mengungkapkan pengtahuan baru yang diperoleh dari penelitian sendiri.
4.      Disertasi : karya tulis imiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasarkan data dan fakta yang sahih (valid)  dengan analisis yang terinsi. Disertasi ini berisi suatu temuan penulis sendiri, yang berupa temuan orisinal. Jika temuan orisinal ini dapat dipertahankan oleh penulisnya dari sanggahan penguji, penulsinya berhak menyandang gelar doktr (S3).

Manfaat Penyusunan Karya Ilmiah menurut SIkumbang (1981) :
1.      Penulis dapat terlaltih mengembangkan keterampilan membaca yang efektif karena sebelum menulis karya ilmiah, ia mesti embaca dahulu kepustakaan yang relevansi dengan topic yang akan dibahas.
2.      Penulius dapat terlatih menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber, mengambil sarinya dan mengembangkannya ke tingkat pemikiran yang lebih matang.
3.      Penulis dapat berkenalan dengan kegiatan perpustakaan seperti mencari bahan bacaan dalam catalog pengarang atau katalog judul buku.
4.      Penulis dapat meningkatkan keterampilan dalam mngorganisasi dan menyajikan data dan fakta secara jelas dan sistematis.
5.      Penulis dapat memperoleh kepuasan intelektual.
6.      Penulis turut memperluas cakrawala ilmu pengetahuan masyarakat.



PENGERTIAN KARYA NON ILMIAH
            Karya Tulis Non Ilmiah adalah karya tulis ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Karya tulis non ilmiah isinya tidak didukung oleh fakta umum. Penulisna karya non ilmiah bahasanya konkret atau abstrak, gaya bahasanya formal dan teknis (populer).
            Karya tulis non ilmiah ditulis berdasarkan fakta pribadi yaitu fakta yang ada pada seseorang, misalnya fakta yang disimpulkan dari data hasil kuisioner atau wawancara. Fakta-fakta tersebut sifatnya subyektif, berupa sesuatu yang dipikirkan responden atau penyimpul data.

Ciri Ciri Karya Tulis Non-Ilmiah
Secara ringkas ciri-ciri karya tulis ilmu pengetahuan yang non-ilmiah adalah:
1.      Menyajikan fakta pribadi yang sifatnya subjektif. Karya tulis ilmu pengetahuan yang non-ilmiah tidak mengemukakan aplikasi hukum alam yang berlaku pada situasi yang spesifik. Karya tulis ilmu pengetahuan yang non-ilmiah itu memuat praduga, emosi, prasangka, perasaan, dan seterusnya. Kesemuanya adalah fakta pribadi, yang tidak dapat diperiksan kebenarannya.
2.      Usulan-usulan berupa terkaan-terkaan dan mengharapkan efek seperti yang dikehendaki penulis.
3.      Kadang-kadang kata-kata yang dimuat sukar dikenali, dan alasan-alasan yang dikemukakan mendorong atau mengajak pembaca untuk menarik kesimpulan seperti yang dikehendaki penulis.
4.      Pandangan pandangan penulis tidak didukung oleh fakta umum, dan memancing pertanyaan-pertanyaan yang bernada keraguan.
5.      Topiknya dapat bervariasi tetapi semua informasi diperoleh dari apa yang dipikirkan seseorang.
6.      Karya tulis ilmu pengetahuan yang non-ilmiah itu umumnya berisi usulan usulan yang argumentatif. Oleh karena karangan-karangan itu ditulis berdasar fakta pribadi, maka fakta itu tidak mungkin berbicara sendiri.
7.      Karya tulis yang non-ilmiah itu bersifat persuasif, berisi kayakinan-keyakinan penulis yang mendorong pembaca untuk mengubah pendapatnya melalui ajakan, padahal keyakinan itu sendiri tidak ilmiah.
8.      Karena penulis karya tulis non-ilmiah itu bermotif mementingkan diri sendiri, maka penulis sering melebih-lebihkan sesuatu.

Jenis-jenis yang termasuk karya non-ilmiah adalah cerpen. Dongeng, drama, novel dan lagu.









Referensi :
-          http://www.fali.unsri.ac.id/index.php/menu/42     [11 APRIL 2014]


Tidak ada komentar:

Posting Komentar